UNHCR Kunjungi Pemerintah Kota Tanjungpinang

by -470 views
by
Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Syahrul saat berbincang dengan perwakilan UNHCR
Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Syahrul saat berbincang dengan perwakilan UNHCR

Tanjungpinang, (MK) – Senior Protection Officer for United Nations High Commissioner for Refugess (UNHCR) melakukan kunjungan ke Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang.

Kedatangan Senior Protection Officer for UNHCR, Jeffery Savage dan perwakilan UNHCR Tanjungpinang, Melisa Sidabutar disambut langsung oleh Wakil Wali Kota Tanjungpinang H. Syahrul S.Pd di ruang Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Senggarang, Kamis (13/10).

UNHCR merupakan organisasi PBB yang menjalankan mandate perlindungan pengungsi dan menangani permasalahan pengungsi ini telah berdiri di Indonesia sejak tahun 1979 yang berkantor pusat di Jakarta dan memiliki perwakilan di beberapa kota di Indonesia termasuk Tanjungpinang.

Wakil Wali Kota Tanjungpinang, H. Syahrul S.Pd menyampaikan, tempat perlindungan pengungsi yang berada di wilayah kota diharapkan agar tempat penampungan tidak berada didalam kota.

“Tapi diakomodasi di satu daerah yang tepat, agar terhindar dari konflik sosial,” ucap Syahrul.

Senior protection officer refugess, Jeffery Savage mengatakan, kunjungan pihaknya ke pemko bertujuan untuk membahas permasalahan yang berhubungan dengan komuniti house para pengungsi dan pencari suaka (Imigran) yang berada di Tanjungpinang.

“UNHCR siap menampung aspirasi dari pemerintah daerah terkait masalah pengungsi dan mecari soslusi tentang isu negatif, masalah sosial, ideologi, keagamaan dan sosialitas, bagaimana isu tersebut bisa diselesaikan agar tidak terjadi gesekan antara imigran dan daerah setempat,” ujarnya.

Dikesempatan yang sama, Asisten Kesra Setdako Tanjungpinang, Drs. H. Ahadi yang mendampingi Wakil Wali Kota menambahkan, para pencari suaka yang berada di Rudenim Tanjungpinang bisa diberikan pendampingan, baik dari RT/ RW setempat agar bisa bersosialisasi dengan masyarakat.

“Karena banyak dari para pencari suaka yang merupakan dokter maupun arsitek dan pekerja lainnya yang mana mereka keluar dari daerahnya dikarenakan konflik, jika mereka bisa diberdayakan untuk membantu masyarakat secara sukarela,” katanya.

Dia mengutarakan, Pemerintah Kota Tanjungpinang terhadap imigran yang ada, difasilitasi dan didampingi saat keluar dari penampungan agar mudah bersosialisasi dan berinteraksi karena keterbatasan bahasa dengan masyarakat, menghormati budaya, adat istiadat dan peraturan yang ada didaerah mereka ungsikan.

Pada kunjungan tersebut, turut hadir Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Tanjungpinang, Drs. H. Surjadi, MT dan Kepala Badan Kesbangpol Penmas. (ALPIAN TANJUNG)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.